Sejarah Kantor Regional XIV BKN Manokwari

Berdirinya Kantor Regional XIV BKN Manokwari dilatar belakangi oleh faktor geografis dimana jarak daerah-daerah tertentu khususnya di Papua Barat dengan Kantor Regional IX BKN Jayapura terbilang jauh dengan akses tranportasi yang minim. Hal ini tentu menjadi hambatan bagi instansi-instansi di daerah untuk mengurus hal-hal yang berkaitan dengan kepegawaian. Belum lagi di Papua, untuk bepergian dari satu daerah ke daerah lain kebanyakan harus menggunakan pesawat termasuk dari daerah-daerah di Papua Barat menuju Jayapura. Tentunya hal ini tidak efisien terutama dalam hal anggaran dan juga tidak efisien dalam hal tenaga, waktu, dan resiko yang bisa timbul. Oleh karena itu pada Tanggal 22 Januari 2014 Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat (UP4B) bersurat kepada Menpan RB agar mendirikan satu Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara di Provinsi Papua Barat.

Pada tanggal 28 April 2014 Menpan RB dalam suratnya Nomor : B/1575/M.PANRB/4/2014 menyetujui pembentukan dua Kantor Regional BKN yang baru termasuk Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara yang akan didirikan di Provinsi Papua Barat. Surat Menpan RB tersebut ditindaklanjuti secara teknis oleh internal Badan Kepegawaian Negara dengan bersurat kepada Gubernur Papua Barat yang isinya antara lain agar Gubernur menunjuk satu daerah di Papua Barat yang dirasa tepat sebagai tempat untuk mendirikan Kantor Regional BKN di Papua Barat. Usul tersebut disambut baik oleh Gubernur dan menunjuk Kota Sorong Sebagai lokasi yang tepat untuk mendirikan Kantor Regional BKN. Kemudian ada pertimbangan bahwa lokasi tersebut ternyata tidak mendukung efiseinsi sehingga lokasi pendirian dipindahkan ke Manokwari yang merupakan Ibu Kota Papua Barat.

Pada tanggal 25 Juli 2014 Badan Kepegawaian Negara Mengerluarkan Peraturan Kepala BKN Nomor 20 Tahun 2014 tentang Pembentukan Kantor Regional XIII BKN Banda Aceh dan Kantor Regional XIV BKN Manokwari. Sesaat setelah regulasi tersebut dikeluarkan, dua pejabat dari Kantor Regional IX BKN Jayapura yaitu Bapak Sumaryono yang saat itu menjabat sebagai Kepala Kantor Regional dan Bapak Jaap Tanlain yang saat itu menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan segera mengurus dan membenahi pendirian Kantor Regional XIV BKN Manokwari. Karena masih bertugas di Kantor Regional IX BKN Jayapura maka Bapak Sumaryono dan Bapak Jaap Tanlain harus bolak balik Jayapura-Manokwari selama beberapa bulan. Gubernur Papua Barat menunjuk gedung juang yang berlokasi di komplek Perkantoran Gubernur Bukit Arfai sebagai tempat operasional Kantor Regional XIV BKN Manokwari. Sejak didirikan tahun 2009 gedung juang tidak pernah digunakan sehingga kondisinya membutuhkan pembenahan fisik saat akan digunakan di tahun 2014. Bapak Sumaryono dan Bapak Jaap Tanlain dibantu oleh pegawai-pegawai dari BKD Kabupaten Manokwari selama dua hari untuk membenahi gedung.

Pada tanggal 3 Desember 2014 Kantor Regional XIV BKN Manokwari diresmikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara yang saat itu dijabat oleh Bapak Eko Sutrisno dan Gubernur Papua Barat yang saat itu masih dijabat Brigjen TNI Marinir Abraham Oktavianus Atururi (Almarhum). Acara peresmian kantor dirangkaikan dengan acara pelantikan beberapa Pejabat Eselon III dan Eselon IV yang akan bertugas di Kantor Regional XIV BKN Manokwari. Untuk memenuhi kebutuhan pegawai secara bertahap dilakukan mutasi pegawai dari Kantor Regional IV BKN Makassar, Kantor Regional VIII Banjarmasin, Kantor Regional IX Jayapura, dan Kantor Regional X Denpasar ke Kantor Regional XIV BKN Manokwari.

Kantor Regional XIV BKN Manokwari beroperasi efektif pada Bulan Maret 2015 melayani 14 Instansi Daerah yang terdiri dari 12 Kabupaten, 1 Kota, dan 1 Provinsi.

Wilayah Kerja

Wilayah kerja Kantor Regional XIV BKN Manokwari meliputi Provinsi Papua barat, Kota Sorong, Kab. Sorong Selatan, Kabupaten Kaimana, Kabupaten Manokwari, Kabupaten Pegunungan Arfak, Kabupaten Fakfak, Kabupaten Sorong, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Tambrauw, Kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Maybrat. Kantor Regional XIV Badan Kepegawaian Negara berlokasi di Komplek Perkantoran Gubernur Papua Barat Jalan Abraham O. Aturury, Bukit Arfai Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Papua Barat (disingkat Pabar) adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di ujung barat Pulau Papua. Ibu kotanya adalah Manokwari. Nama provinsi ini sebelumnya adalah Irian Jaya Barat yang ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 45 Tahun 1999. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2007 tanggal 18 April 2007, nama provinsi ini diubah menjadi Papua Barat. Papua Barat dan Papua merupakan provinsi yang memperoleh status otonomi khusus. Provinsi Papua Barat, meski telah menjadi provinsi tersendiri, tetap mendapat perlakuan khusus sebagaimana provinsi induknya. Provinsi ini juga mempunyai KPUD sendiri dan menyelenggarakan pemilu untuk pertama kalinya pada tanggal 5 April 2004.

Manokwari adalah kabupaten dan ibu kota Provinsi Papua Barat, Indonesia. Manokwari juga menjadi ibu kota Kabupaten Manokwari. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.556,94 km² dan berpenduduk sebanyak kurang lebih 201.218 jiwa (2015)

Kota Sorong adalah sebuah kota di Provinsi Papua Barat, Indonesia. Kota ini dikenal dengan sebutan Kota Minyak, di mana Nederlands Nieuw-Guinea Petroleum Maatschappij (NNGPM) mulai melakukan aktivitas pengeboran minyak bumi di Sorong sejak tahun 1935. Sorong adalah kota terbesar di Provinsi Papua Barat serta kota terbesar kedua di Papua Indonesia, setelah Kota Jayapura.

Kabupaten Sorong adalah sebuah kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Aimas. Kabupaten ini merupakan salah satu penghasil minyak utama di Indonesia. Kawasan perairannya dikenal sebagai habitat penyu belimbing (Dermochelys coriacea vandelli). Kabupaten Sorong memiliki luas wilayah 18.170 Km2, daerah ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Raja Ampat di sebelah utara dan barat, Kabupaten Sorong Selatan di sebelah selatan, Kabupaten Manokwari di sebelah timur, secara geografis terletak di 00o56 LS dan antara 131o07 BT.

Kabupaten Fakfak adalah salah satu kabupaten di Provinsi Papua Barat, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Kota Fakfak. Kabupaten Fakfak terletak pada 131°30′ – 138°40′ BT dan 2°25′ – 4° LS dan berbatasan dengan: Teluk Bintuni di utara; Laut Arafura di selatan; Laut Seram dan Teluk Berau di barat; serta Kabupaten Kaimana di selatan dan timur. Kabupaten ini terkenal dengan hasil buah palanya sehingga dijuluki sebagai “Kota Pala.” Ibu kotanya, Kota Fakfak, merupakan salah satu kota tertua di Papua. Data tahun 2003 menunjukkan bahwa sebanyak 722,52 ha lahan di Kabupaten Fakfak digunakan untuk perumahan/pemukiman, 6274,58 ha untuk jasa/perkantoran, 9,9 ha untuk ladang/tegalan, dan sisanya digunakan untuk yang lain

Kabupaten Kaimana adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia. Kabupaten Kaimana berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Sarmi, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Radja Ampat, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Waropen, Kabupaten Kaimana, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Mappi, Kabupaten Asmat, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Wondama di Provinsi Papua (Lembaran Negara Tahun 2002 Nomor 124, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4245). Ibukota kabupaten ini terletak di Distrik Kaimana. Luas wilayah darat dan laut Kabupaten Kaimana adalah 36.000 km2, terdiri atas luas daratan mencapai 18.500 km2 dan Luas lautan/perairan ± 17.500 km2.

Kabupaten Teluk Wondama adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Rasiei. Kabupaten ini mulai terbentuk pada tanggal 12 April 2003 sebagai hasil dari pemekaran Kabupaten Manokwari berdasarkan UU Nomor 26 Tahun 2002.

Kabupaten Teluk Bintuni adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia.

Kabupaten Maybrat adalah sebuah kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia. Kabupaten ini dibentuk pada tahun 2009 sebagai pemekaran dari Kabupaten Sorong.

Kabupaten Sorong Selatan adalah sebuah kabupaten di Papua Barat, Indonesia. Luas daratannya adalah 9.408,63 km². Pada tahun 2014, kabupaten ini mempunyai penduduk sejumlah 43.898 jiwa. Ibu kotanya adalah Teminabuan.

Kabupaten Raja Ampat adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Waisai. Kabupaten ini memiliki 610 pulau, termasuk kepulauan Raja Ampat. Empat di antaranya, yakni Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo, merupakan pulau-pulau besar. Dari seluruh pulau hanya 35 pulau yang berpenghuni sedangkan pulau lainnya tidak berpenghuni dan sebagian besar belum memiliki nama. Sebagai daerah kepulauan, satu-satunya transportasi antar pulau dan penunjang kegiatan masyarakat Raja Ampat adalah angkutan laut. Demikian juga untuk menjangkau Waisai, ibu kota kabupaten. Bila menggunakan pesawat udara, lebih dulu menuju Kota Sorong. Setelah itu, dari Sorong perjalanan ke Waisai dapat dilanjutkan dengan transportasi laut dan udara.

Kabupaten Manokwari Selatan adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Ransiki. Kabupaten Manokwari Selatan merupakan pemekaran dari Kabupaten Manokwari. Kabupaten ini resmi dimekarkan pada 25 Oktober 2012.

Kabupaten Tambrauw adalah salah satu kabupaten di Provinsi Papua Barat, Indonesia. Pusat pemerintahan berada di Fef. Dasar hukum pembentukan kabupaten ini adalah Undang-Undang Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 56 dengan perubahan Pasal 3 ayat (1) sesuai Keputusan Mahkamah Konstitusi RI Nomor 127/PUU-VII/2009, tanggal 25 Januari 2009. Kabupaten ini diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Mardiyanto pada 29 Oktober 2008. Penunjukan pejabat bupati sementara dilakukan pada tanggal 15 April 2009 di Jakarta dengan menunjuk Menase Paa sebagai pejabatnya.

Kabupaten Pegunungan Arfak adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Anggi. Kabupaten Pegunungan Arfak merupakan pemekaran dari Kabupaten Manokwari. Kabupaten ini resmi dimekarkan pada 25 Oktober 2012.

Komposisi Pegawai

Kantor Regional XIV Badan Kepegawaian Negara Manokwari dipimpin oleh 1 (satu) orang Kepala Kantor Regional, 5 (lima) orang Kepala Bidang / Bagian pejabat setingkat eselon III, 18 (delapan belas) orang Kepala Seksi / Kasubbag pejabat setingkat eselon IV, 8 (tiga) orang pejabat fungsional tertentu, dan 10 (sepuluh) orang pejabat Fungsional umum. Jumlah pegawai keseluruhan sebanyak 41 (empat puluh satu) orang, serta ditambah 5 (lima) PNS Penempatan UPT Kantor Regional XIV BKN Manokwari yang terletak di Kabupaten Sorong.

Scroll Up